NewsBojonegoro.com — Muhammad Zidan El Rosyid, siswa SDN Campurejo 1 Bojonegoro, mencuri perhatian setelah berhasil meraih Juara Kelas Usia Dini 2 di UNIM Mojokerto Championship 2025. Prestasi ini semakin luar biasa karena Zidan tercatat masih sabuk polos dan baru mengikuti latihan TC kontingen kota. Hal tersebut disampaikan langsung oleh wali kelasnya, Moch Hasan, yang mengungkap fakta mengejutkan di balik keberhasilan muridnya itu.
Rasa haru dan bangga pun tak pelak menyelimuti keluarga besar SDN Campurejo 1 Bojonegoro setelah, Muhammad Zidan El Rosyid, berhasil mengharumkan nama sekolah melalui prestasi di ajang pencak silat.
Wali kelas Zidan, Moch Hasan, menjadi orang pertama yang menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian muridnya itu.
“Zidan adalah anak yang tekun, sopan, dan selalu bersungguh-sungguh dalam setiap kegiatan. Prestasi ini bukti nyata bahwa kerja keras dan disiplin tidak pernah mengkhianati hasil. Kami semua di sekolah sangat bangga padanya,” ujar Moch Hasan.
Ia menambahkan bahwa apa yang diraih Zidan bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan motivasi besar bagi seluruh siswa di SDN Campurejo 1.
“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Jika mereka berlatih dengan sungguh-sungguh seperti Zidan, mereka pun bisa mencapai hal besar. Sekolah akan terus mendukung perkembangan bakat para siswa,” tegasnya.
Zidan meraih Juara Kelas Usia Dini 2 dalam UNIM Mojokerto Championship 2025, kompetisi pencak silat yang berlangsung di Graha Nuswantara UNIM Mojokerto pada 28–30 November 2025. Kejuaraan ini dikenal memiliki standar pertandingan yang ketat. Peserta wajib membawa sertifikat sehat, mengikuti jadwal resmi, menggunakan ring yang telah ditetapkan panitia, dan mematuhi seluruh aturan pertandingan—including larangan doping dan tindakan keributan.
Pertandingan menggunakan format gugur dan penilaian berfokus pada teknik serang, pertahanan, stamina, dan dominasi. Keputusan juri bersifat mutlak.
Dalam kompetisi yang penuh tekanan tersebut, Zidan mampu tampil percaya diri dan menunjukkan kualitas teknik yang matang untuk usianya. Hasil itu mengantarkannya meraih podium juara dan memperoleh sertifikat resmi yang ditandatangani Ketua IPSI Kota Mojokerto Deny Novanto, Rektor UNIM Dr. Muhammad Nuh, dan Ketua Panitia M.I.H. Lailik Isnaini.
Prestasi Zidan mempertegas bahwa Bojonegoro memiliki banyak bibit atlet muda yang potensial dan siap bersaing di level lebih tinggi.





























































