News Bojonegoro – Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Sukorejo yang digelar melalui pencoblosan pada Selasa (18/11/2025) berlangsung tertib dengan partisipasi 90 pemilik hak suara. Proses penghitungan dilakukan secara terbuka dan hasilnya langsung dituangkan dalam papan rekapitulasi resmi panitia.
Dari tiga calon yang maju, perolehan suara adalah sebagai berikut. H. Syahli, SH: 0 suara. Meyke Lelyanasari, S.Pd: 57 suara. Drs. H. Muhtarom: 33 suara
Dengan raihan 57 suara, Meyke Lelyanasari, S.Pd ditetapkan sebagai calon terpilih dalam PAW Desa Sukorejo Tahun 2025.
Namun, di tengah jalannya proses pemilihan, muncul isu mengenai dugaan money politik. Menanggapi hal tersebut, Meyke memberikan klarifikasi tegas.
“Kalau soal isu money politik itu pasti selalu ada ketika ada pemilihan, tapi yang jelas tidak ada praktik seperti itu. Isu itu tidak benar,” ujarnya kepada NewsBojonegoro.com. Ia menegaskan bahwa kemenangannya merupakan murni dari kepercayaan masyarakat.
Selain membantah isu tersebut, Meyke juga menyampaikan komitmennya membuka ruang dialog bersama warga.
“Kami ingin membangun Desa Sukorejo dengan kebersamaan. Program kami salah satunya Ngopi Bareng Bu Kades, sebagai forum untuk mendengarkan langsung persoalan warga dan mencari solusi bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sukorejo menjelaskan bahwa tahapan pelantikan menunggu proses pelaporan dari panitia, diteruskan ke BPD, dan kemudian ke Bupati melalui Camat.
“Perkiraan pelantikan sekitar satu bulan setelah pemilihan, namun bisa berbeda antar desa. Ada yang Desember, ada juga yang Januari, tergantung keputusan Bupati,” jelasnya.
Pelaksanaan PAW secara keseluruhan berlangsung kondusif, dan sesuai prosedur panitia.






























































