NewsBojonegoro.com — Perkembangan terbaru dari kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang remaja asal Dusun Nglarangan, Kecamatan Kanor, menunjukkan bahwa korban hingga saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif. Keluarga menyampaikan bahwa kondisi korban belum stabil dan masih mengalami muntah-muntah setelah mendapatkan kekerasan fisik pada Jumat malam (28/11/2025).
Keluarga Korban, mengatakan bahwa sejak kejadian tersebut kondisi kesehatan putranya menurun. Korban mengeluhkan pusing, nyeri pada bagian wajah, serta gangguan pada perut yang membuatnya harus menjalani pengawasan ketat oleh tenaga medis.
“Bagas masih sering muntah dan masih lemas. Dokter menyampaikan perlu observasi lebih lanjut,” ungkap keluarga kepada NewsBojonegoro, Sabtu (29/11/2025).
Sebelumnya diberitakan, korban diduga dianiaya oleh seorang warga berinisial MA alias L, usai motor korban yang dalam kondisi tidak normal mengeluarkan suara bising ketika dikendarai. Menurut keluarga, motor tersebut harus digas agak keras agar bisa berjalan, meskipun knalpot masih menggunakan standar pabrikan.
Kejadian itu telah dilaporkan ke Polsek Baureno dengan nomor STTLPm/73/YAN.2.5/XI/2025/SPKT, lengkap dengan visum sebagai bukti pendukung. Pihak Polsek Baureno membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.
Hingga update ini dirilis, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berusaha meminta tanggapan untuk mendapatkan informasi yang berimbang.
Perkembangan lebih lanjut terkait kondisi korban maupun proses hukum akan disampaikan pada pemberitaan berikutnya.






























































