New Bojonegoro – Beredar foto di media sosial yang menunjukkan kondisi jalan poros di wilayah RT 5 hingga RT 7 Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, yang berlumpur parah dan sulit dilalui. Foto tersebut mendapat banyak perhatian warganet karena memperlihatkan warga terpaksa melewati jalan yang belum selesai dikerjakan.
Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, kondisi ini terjadi karena proyek pembangunan jalan poros dikerjakan secara bersamaan sehingga akses utama langsung terdampak.
“Dalan poros dibangun bersamaan. Masyarakat gelem ra gelem liwat kunu. Tapi dek isuk dalan poros diterobos wong-wong,” ujar salah satu warga melalui pesan yang diterima redaksi.
Warga juga menyebut tidak ada jalur alternatif lain yang bisa dilewati, sehingga mereka tetap harus menembus jalan berlumpur itu setiap hari.
“Ora enek jalan artenatif lainnya,” tegas seorang warga.
Foto dan video yang beredar menunjukkan jalan berlumpur dengan kondisi licin, membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat. Warga khawatir kondisi ini semakin menghambat aktivitas mereka, termasuk mobilitas hasil pertanian.
Warga RT 5 hingga RT 7 berharap pihak pemerintah desa dan dinas terkait segera turun tangan untuk memberikan solusi, setidaknya membuka jalur sementara yang layak dilalui selama pembangunan berlangsung.





























































